Tempat Wisata Menarik di Bali Untuk Liburan

Wisata Rafting di Bali

Wisata Rafting di Bali

Wisata Rafting di Bali yang Memicu Adrenalin

Wisata Rafting di Bali

Wisata Rafting di Bali

Wisata rafting di Bali kini menjadi salah satu sebuah trend wisata. Bali terkenal dengan pesonanya yang sangat indah, pantai, pulau-pulau yang eksotis menarik wisatawan untuk berlibur ke Bali. Bali dengan mayoritas penduduk nya beragama Hindu ini, sering mengadakan acara-acara keagamaan, dimana acara tersebut banyak di tonton oleh turis asing. Bahasa di Bali pun beragam dan ada tiga bahasa di Bali yang digunakan di kehidupan sehari-hari, yaitu bahasa Bali, bahasa Indonesia dan bahasa Inggris yang menjadi bahasa asing utama yang digunakan di Bali. Umumnya, masyarakat Bali menggunakan Bahasa Bali di kehidupan sehari-harinya, sedangkan masyarakat yang bekerja di tempat-tempat wisata atau tempat-tempat yang biasa dikunjungi turis asing, menggunakan bahasa Inggris dan terkadang menggunakan bahasa asing lainnya. Bagi wisatawan yang senang berpetualang dan ingin menguji adrenalin, Bali memiliki banyak paket wisata seperti wisata kapal pesiar Bali, water sport, paragliding dan wisata rafting di Bali yang dapat memicu adrenalin. Banyak sungai di Bali yang memiliki potensi untuk dijadikan wisata rafting karena arusnya yang deras.

Bali memiliki topografi yang landai dan luas serta dikelilingi oleh pegunungan, maka dari itu, banyak sungai yang berarus cukup deras di Bali. Sungai-sungai yang cocok dan berpotensi untuk dijadikan wisata rafting di Bali adalah sebagai berikut :

1.   Rafting di sungai Telaga Waja

Wisata rafting di Bali adalah salah satu wisata terkenal di Bali yang dikakukan di sungai Telaga Waja yang terletak di Desa Muncan, Karangasem, Provinsi Bali. Sungai ini terbentuk dari hasil aliran lahar gunung Agung yang terjadi jutaan tahun lalu, sehingga banyak terdapat bongkahan batu besar di sungai Telaga Waja hasil material gunung api. Pada kanan kiri sungai terdapat pemandangan sawah yang hijau dan luas dan menyejukkan mata. Arus sungai yang sangat deras dan air yang jernih, sangat cocok sekali untuk dijadikan wisata rafting dengan jalur yang sangat menantang adrenalin. Panjang jalur rafting sungai Telaga Waja adalah 16 km dengan waktu tempuh 2,5 jam hingga 3 jam. Rafting di sungai Telaga Waja sangat aman karena keselamatan pengunjung sangat diutamakan, mulai dari cara mendayung, posisi duduk dan cara menyelamatkan diri saat terjatuh. Para pengunjung juga dilengkapi dengan baju pelampung agar tidak tenggelam saat terjatuh dari perahu dan helm agar terhindar dari benturan. Dalam satu perahu terdiri dari 4 orang dan 1 orang pemandu.

2.   Rafting di sungai Ayung, Bali

Sungai berikutnya yang sangat cocok untuk rafting adalah sungai Ayung. Sungai Ayung terletak di desa Payangan, Ubud, Provinsi Bali dan dapat ditempuh dengan waktu 1 jam dari Bandara melewati kota Denpasar. Sungai berbentuk palung tersebut memiliki jalur rafting sepanjang 12 km dengan waktu tempuh sekitar 2 jam. Dengan arus yang deras dan batu-batu besar di pinggir sungai menantang adrenalin para pengunjung untuk mengarungi sungai Ayung. Selain itu, terdapat air terjun di sungai tersebut dan tebing-tebing tinggi, sehingga para pengunjung harus melewati tebing untuk dapat sampai ke sungai Ayung. Terdapat pemandangan sawah yang hijau dan luas serta tegalan. Tidak jauh dari sungai Ayung juga terdapat fasilitas penginapan bagi pengunjung yang ingin bermalam disana. Sebelum melakukan rafting, para pengunjung diberi arahan oleh pemandu tentang keselamatan dan diperkenalkan perlengkapan keselamatan, seperti helm, jaket pelampung dan sebagainya. Dalam satu perahu dapat memuat 4 orang dan 1 orang pemandu.

3.   Rafting di sungai Melangit

Wisata rafting di Bali yang terakhir adalah di sungai Melangit yang terletak di Desa Bakas, Kabupaten Klungkung. Sungai Melangit terkenal dengan keindahan alamnya yang masih asri, udaranya yang segar dan pemandangan di desa yang masih alami. Arus sungai yang cukup deras, tebing curam, air terjun dan tikungan yang cukup tajam membuat sungai ini cocok untuk beraktivitas rafting. Panjang jalur rafting di sungai Melangit berbeda dengan sungai Ayung dan Telaga Waja, yaitu hanya 7,5 kilometer yang dapat ditempuh dalam waktu 1,5 jam. Selama menyusuri sungai Melawan, pengunjung dapat menikmati pemandangan berupa flora dan fauna, air terjun-air terjun kecil dan tebing-tebing tinggi yang indah dengan reliefnya. Sebelum melakukan kegiatan wisata rafting, para pengunjung akan diberi pengarahan oleh pemandu tentang keselamatan diri dan perlengkapan keselamatan. Seperti pada umumnya, perahu yang digunakan untuk rafting dapat menampung 4 orang dan 1 orang pemandu.

Demikian sungai-sungai yang berarus deras yang dapat dijadikan wisata rafting di Bali bagi wisatawan yang ingin menguji adrenalinnya dan ingin berwisata ke Bali dan menikmati segarnya udara alam di pedesaan yang masih asri. Rafting ditujukan bagi wisatawan mulai dari anak-anak sampai orang dewasa dengan kisaran usia antara 10 hingga 65 tahun dan dijamin aman dengan sistem keselamatan Internasional.